Sunday, 24 March 2013

Perbedaan Ideologi Terbuka dengan Ideologi Tertutup


Ideologi Terbuka dengan Ideologi Tertutup

Ideologi dapat diartikan suatu kumpulan konsep bersistem yang dijadikan asas, pendapat (kejadian) yang memberikan arah tujuan untuk kelangsungan hidup.Ideologi terbagi menjadi dua,yaitu ideologi Terbuka dan Ideolgi tertutup,Perbedaan Ideologi Terbuka dan Ideologi Tertutup ini sangat mencolok,sehingga dapat dengan mudah dikelompokkan.
Indonesia adalah negara yang menganggap pancaasila sebagai ideologi terbuka dan  Pncasila sebagai sumber nilai.Nah, Setiap ideologi mempunyai sesuatu yang membuat ideologi dapat bertahan dari waktu ke waktu, ini disebut Daya Tahan dan Simensi Ideologi, dengan adanya itu maka ideologi dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Ideologi juga mempunyai Hakekat dan Fungsi ideologi yang memiliki Macam-Macam Nilai tersendiri.
Pada postingan kali ini saya akan membahas tentang Perbedaan Ideologi terbuka dan Ideologi tertutup.Perbedaan tersebut dikaji berdasarkan Pengertian dan  banyak perbedaannya.Berikut adalah pembahasannya:
A.IDEOLOGI TERBUKA
          Ideologi terbuka adalah ideologi yang tidak dimutlakkan. Ideologi ini memiliki ciri sebagai berikut.
Merupakan kekayaan rohani, moral dan budaya masyarakat (falsafah). Jadi bukan keyakinan ideologis sekelompok orang melainkan kesepakatan masyarakat.
Tidak diciptakan oleh negara, tetapi ditemukan dalam masyarakat sendiri, ia milik seluruh rakyat, dan bisa digali serta ditemukan dalam kehidupan mereka.
Isinya tidak langsung operasional, sehingga setiap generasi baru dapat dan perlu menggali kembali falsafah tersebut dan mencari implikasinya dalam situasi kekinian  mereka.
Tidak pernah membatasi kebebasan dan tanggung jawab masyarakat, melainkan menginspirasi masyarakat untuk berusaha hidup bertanggung jawab sesuai dengan falsafah itu.
Mengahargai pluralitas, sehingga dapat diterima masyarakat yang berasal dari berbagai latar belakang budaya dan agama.

B.IDEOLOGI TERTUTUP
          Ideologi tertutup adalah ideologi yang bersifat mutlak, ideologi ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
Bukan merupakan cita-cita yang sudah hidup dalam masyarakat, melainkan cita-cita sebuah kelompok yang digunakan sebagai dasar untuk mengubah masyarakat.
Apabila kelompok tersebut berhasil menguasai negara, ideologinya itu akan dipaksakan kepada masyarakat. Nilai-nilai, norma-norma dan berbagai segi masyarakat akan diubah sesuai dengan ideologi tersebut.
Bersifat Totaliter, artinya mencakup / mengurusi semua bidang kehidupan. Karena itu ideologi tertutup ini cenderung cepat-cepat berusaha menguasai bidang informasi dan pendidikan sebab kedua bidang tersebut merupakan sarana efektif untuk memengaruhi perilaku masyarakat.
Pluralisme pandangan dan kebudayaan ditiadakan, hak asasi tidak dihormati.
Menuntut masyarakat untuk memiliki kesetiaan total dan kesediaan untuk berkorban bagi ideologi tersebut.
Isi ideologi tidak hanya nilai-nilai dan cita-cita, tetapi juga tuntutan konkret dan operasional yang keras,mutlak dan total.

Sumber : Buku PKN untuk SMA dan MA kelas XII semester 1 oleh Tim Creative Maestro
Demikianlah postingan kami kali ini, semoga bermanfaat dan jangan lupa tinggalkan komentar J.

0 comments:

Post a Comment