Sunday, 24 March 2013

Talak, Iddah dan Rujuk


Talak, Iddah dan Rujuk

1.TALAK
          Talak atau perceraian adalah melepaskan ikatan perkawinan dengan mengucapkan secara suka rela dari pihak suami kepada pihak istri,Hukum talak adalah makruh,yaitu suatu yang dibenci atau tidak disenangi Allah.
          Hal-hal yang harus dipenuhi dalam talak (rukun Talak) ada tiga macam,yaittu
·         Orang yang menjatuhkan talak,yaitu suami berakal dan berkehendak sendiri.
·         Orang yang dijatuhi talk yaitu istrinya.
·         Ucapan Talak baik dengan cara sarih terang-terangan) maupun denagn cara kinayah (sendirian).
          Talak dibagi menjadi duan macam
a.Talak raj’i
          Talak Raj’i yaitu talak yang dijatuhkan suami kepada istrinya untuk yang pertama atau kedua kali,dan suami boe=leh rujuk (kembali) kepada istrinya yang ditalaknya selama masih dalam masa iddah.Juga masih dapat menikah kemabli setelah habis masa iddahnya.
b.Talak Ba’in
          Talak Ba’in yaitu talak yang suami tidak boleh rujuk (kembali) kepada istri yang ditalaknya itu, melainkan mesrti dengan akad nikah baru.
Talak Ba’in ada dua macam
·       Ba’in sugra (kecil);seperti talak tebus (khusluk) dan mentalak istri yang bekum dicampuri.
·       Ba’in kubra (besar);yaitu talak yang sudah dijatuhkan suami sebanyak tiga kali dalam waktu yang berbeda. Setelah talk tiga ini,suami tidak boleh rujuk kepada istri yang telah dicerainya itu.Namun,boleh menikah kembali asalakan bekas istrnya itu sudah menikah lagi dengan laki-laki lain.

2.IDDAH
          Iddah berarti masa menunggu bagi istri yang sudah dicerainya,nbaik cerai mati maupun cerai hidup.Masa iddah bagi istri ayng dicerai dalam keadaan hamil ialah sampai melahirkan anaknya.Seperti dalam Firman Allah,yang artinnya
“Perempuan-perempuan yang hamil,waktu iddahnya adalah sampai mereka melahirkan kandungannya.”(Q.S.At – Talaq/65 : 4)
          Jika seorangg istri dicerai oelh suami, sedangkan ia tidak hamil,maka iddahnay adalah:
a.Istri ayngbelum pernah haid atau tidak haid karena pengaruh usia, masa iddahnya tiga bulan.
b.Istri yang masih dalam keadaan haid secara teratur,masa iddahnya tiga kali suci.
          Jika seorang isrti cerai mati (ditinggal mat suaminya) dalam keadaan sedang hamil, masa iddahnya sampai melahirkan anaknya,dan jika tidak hamil iddahnya selama 4 bulan 10 hari.

3.RUJUK
          Rujuk yaitu kembali kepada ikatan nikah dari suami kepada istrinya , selama istrinya masih berada dalam masa iddah talak raji’ah.
          Apabila suami akan rujuk kepada istrinya, ada beberapa persyaratan yang harus dipneuhi, yaitu :
·         Istri sudah bercampuru dengan suami dan berada dalam masa talak raji’ah.
·         Keinginan rujuk itu dari suami sendiri.
·         Waktu rujuk harus ada duua orang saksi yang adil.
·         Waktu rujuk harus ada akad atau ucapan rujuk.

Sumber :Buku Ajar Pendidikan Agama Islam untuk SMA/MA kelas XII yang ditulis oleh MAKHFUD SYAIFUDDIN

Sekian postingan kali ini semoga berrmanfaat

0 comments:

Post a Comment